ARTI TREATMENT BATU PERMATA YANG TERTERA DI MEMO/ SERTIFIKAT




Treatment adalah proses perbaikan yang ada pada batu permata, seperti pada wanita, biarpun sudah punya paras cantik tetapi masih memakai rias wajah/make up untuk menyempurnakan penampilan
90% batu permata yang ada dan bernilai tinggi telah melewati proses treatment perbaikan, baik yang permanen maupun tidak permanen.
Ada beberapa treatment yang umum yang ada di pasaran batu permata :
1. Heat Treatment (Proses Pemanasan)
Tujuannya untuk memudakan warna batu (Lighting Color), menuakan warna batu (Darken Color), atau merubah warna yang ada pada batu.
Dalam Heat Treatment tersebut, warna batu tidak boleh ada penambahan warna dan harus permanen warnanya.
2. Diffusin Treated (Proses Pemanasan Dengan Penambahan)
Proses ini, umumnya dilakukan pada ruby dan safir, yang tujuannya adalah merubah batu dari yang tidak mempunyai warna sama sekali, warna yang pucat ataupun ada yang sudah mempunyai warna yang teramat dalam, ditambah sejenis kimiawi tertentu dan dipanaskan dalam waktu tertentu, dimana proses ini tidak permanen karena hanya memiliki kedalaman tertentu saja, atau hanya beberapa mikron di bawah permukaan batu
3. Fracture Filled (Proses Pengisian Pada Cacat)
Umumnya dilakukan pada batu - batu seperti ruby, emerald/zambrut dan berlian dimana terdapat cacat pada batu tersebut diisi dengan cairan kimia tertentu yang mempunyai index bias tinggi agar cacatnya tersamar.
4. Laser Drilling
Umumnya dilakukan pada berlian yaitu dengan cara mengebor dengan sinar laser, dan menyingkirkan cacat karbon berwarna hitam yang ada pada warna berlian
Biasanya nilai berlian dengan proses seperti ini berkurang nilainya hingga 50% dari aslinya
5. Irradiation (Radiasi)
Proses radiasi banyak sekali ditemukan saat ini dan dikombinasikan dengan pemanasan agar warna dihasilkan stabil dan permanen.
6. Dyed (Penambahan Warna Dengan Cara Dicelup)
Batu - batu permata ataupun batu akik sering mengalami proses ini, diantaranya: jade (giok), opal, coral, agate, chalcedony, lapiz lazulli, ruby, safir, serta emerald yang bermutu rendah.
Tujuannya agar penampilan dan intensitas warna dapat lebih menarik serta membuat warna warni batu yang diinginkan, proses dyed ini ada yang permanen dan ada pula yang tidak permanen sehingga bisa luntur warnanya
7. Coating (Pelapisan)
Coating adalah proses dimana permukaan batu dilapis dengan pewarna ataupun bahan sejenis lilin (wax) yang terkadang sangat sulit untuk dideteksi dengan mata awam. Pelapisan kadang diberikan warna lain yang fancy color, misalnyanya berlian dilapisi dengan warna merah muda.
8. Composite (Tempelan Berupa Doublet atau Triplet)
Composite adalah proses dimana batu - batuan alami dihancurkan dan dibentuk lagi dengan menggunakan lem kusus untuk menempel batu tersebut lebih dari 1 bagian. Jika tempelan 2 bagian batu disebut Doublet dan Triplet untuk tempelan dari 3 bagian batu.
Umumnya batu pirus melakukan proses compisite ini.
9. NTD (Not Treatment Detection)
Ini adalah 100% murni batu dari hasil alam, tidak ada treatment apapun dari batu tersebut baik dyed, composite, Iradiation, Heat treatment, dll, 100% murni dari alam tanpa adanya treatment apapun.

Demikian arti treatment pada batu permata atau akik yang tertera di memo/sertifikat sehingga Anda dapat mengetahui dengan benar