BATU NATURAL/ALAMI VS BATU PROSES VS BATU SINTETIS VS BAHAN SINTETIS




Batu Natural
Batu natural adalah batu yang diproses dengan cara alami: Manual dengan alat yang seadanya tanpa diproses lewat treatment tertentu, misalnya menambahkan warna atau dimasak, dipanasi, dll.
Contoh: batu akik/agate, hampir semua batu akik umumnya diproses melalui proses natural tanpa melewati proses treatment

Batu Proses
Batu proses adalah batu yang diproses dengan High Quality proses atau istilahnya di treatment untuk lebih memperbaiki kualitas dan keindahan batu tersebut sehingga harga jualnya meningkat.
Contoh: sebagian besar Ruby/Saphire berharga belasan hingga puluhan juta karena batu tesebut sudah diproses sehingga terlihat lebih indah dan berkualitas (HQ)

Batu Sintetis
Batu sintetis adalah batu yang dibuat dari bahan batu bukan dari bahan sintetis, bahan batu tersebut melalui suatu proses yang HQ sehingga menghasilkan jenis batuan yang indah dengan nama yang baru.
Contoh: Batu sintetis yang HQ dengan kekerasan 9 mohs yaitu Paparaca (sejenis ruby yang sangat terkenal mendunia padahal batu tersebut sintetis), Blue Ster, American Ster, Merah siam. Semua batuan tersebut adalah batuan yang indah (HQ), walaupun batu sintetis tapi harganya lebih mahal dari batu natural, dan lebih banyak penggemar dan peminatnya.

Bahan sintetis
Banyak sekali batu yang bukan terbuat dari bahan batu tapi terbuat dari bahan sintetis, misalnya kaca/fiber/plastik/ dll.
Bagi orang awam, mereka akan mudah terkecoh karena kelihatannya mirip batu padahal tidak terbuat dari batu tapi dari bahan sintetis.
Cara mudah membedakan "batu sintetis" dengan "bahan sintetis" adalah dengan kekerasan mohs dan berat jenis.
Contoh: Banyak jenis batu merah siam dari bahan plastik, mohsnya biasanya dibawah 4,5 maupun batu dari bahan sintetis lainnya, mohs rata-rata dibawah 4,5. Tetapi merah siam dengan bahan sitetis yang LQ mohsnya 5-7 dan merah siam yang kualitas HQ mohsnya diatas 8.